Mungkin tidak banyak yang menyadari pentungnya membuat reset.css untuk menetralkan setingan css. Hal ini penting karena masing-masing browser memiliki setingan css yang berbeda dalam menampilkan halaman web. Dengan adanya reset.css ini akan sangat membantu browser dalam menterjemahkan desain desain yang anda buat. berikut code css yang bisa digunakan:

body, html, div, blockquote, img, label, p, h1, h2, h3, h4, h5, h6, pre, ul, ol,
li, dl, dt, dd, form, a, fieldset, input, th, td
{
margin: 0; padding: 0; border: 0; outline: none;
}
body
{
line-height: 1;
font-size: 88% /* Decide for yourself if you want to include this. */;
}
h1, h2, h3, h4, h5, h6
{
font-size: 100%;
padding: .6em 0;
margin: 0 15px;
}
ul, ol
{
list-style: none;
}
a
{
color: black;
text-decoration: none;
}
a:hover
{
text-decoration: underline;
}
.floatLeft
{
float: left;
padding: .5em .5em .5em 0;
}
.floatRight
{
float: right;
padding: .5em 0 .5em .5em;
}

(Visited 292 times, 1 visits today)
Baca Artikel Terkait  100+ plguin jQuery yang sangat berguna untuk web Developer

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

WhatsApp chat